Sinopsis Novel Hidup Ini Brengsek Dan Aku Dipaksa Menikmatinya
Buku ini menceritakan tentang perjalanan hidup tokoh aku. Kehidupannya yang tidak biasa dan dapat dikatakan bahwa hidupnya tidak seperti orang-orang biasanya. Dimulai sejak dirinya lahir yang dimana dia sudah mendapat kemalangan. Jika pada umumnya seseorang dilahirkan di tempat semestinya seperti bidan atau rumah sakit, namun ia berbeda. Ia dilahirkan di atas becak. Kemudian setelah ia lahir bapaknya meninggal. Menurutnya hal tersebut merupakan sebuah kesialan.
Tokoh aku menjalani kehidupan berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Jika dilihat melalui sudut pandang orang pada umumnya kehidupannya tidaklah normal dan apa yang ada dipikirannya pun berbeda dengan orang-orang kebanyakan. Ia tidak pernah merasakan kasih sayang dari keluarganya karena mereka memiliki kesibukannya sendiri-sendiri. Ibunya adalah seorang buruh rumah tangga dan harus bekerja setiap hari dari rumah satu ke rumah lainnya. Sedangkan kedua kakaknya merupakan preman pasar. Sejak kecil tokoh aku tidak pernah mendapatkan perhatian dari keluarganya. Namun baginya hal tersebut bukanlah suatu masalah besar. Ia tidak pernah merasa sedih terhadap hal tersebut, dan selalu berfikir bahwa hal itu memang seharusnya berjalan seperti itu.
Semasa tokoh aku bersekolah selalu dirundung oleh temannya.
Setiap teman-temannya melakukan perundungan terhadapnya, ia tidak pernah
melawan ataupun membalasnya. Dalam hatinya selalu ingin membelas, namun niatnya
tersebut selalu diurungkan. Tokoh aku selalu heran mengapa teman-temannya
senang sekali merundungnya. Selain itu, tokoh aku juga sering sekali berpindah
sekolah dengan berbagai alasan. Salah satunya, tidak mentaati peraturan
sekolah. Prinsip hidupnya adalah berbagai hal atau perbuatan yang dilakukannya
berdasarkan kata hati dan keinginannya. Meskipun ia tahu bahwa hal itu melanggar
peraturan, tetapi tetap saja dilakukan oleh tokoh aku karena kata hati dan
logikanya menilai hal tersebut benar.
Kehidupannya terus berjalan seperti itu saja, tanpa
pemikiran, tanpa rencana, tanpa keluh kesah, tanpa perasaan senang atau sedih.
Ia sudah mulai bertemu banyak orang dan berkenalan dengan berbagai kalangan. Ia
mulai menilai orang-orang yang dikenalnya. Banyak sekali orang–orang yang
memiliki citra baik, namun perilaku sebenarnya tidak sebaik itu. Dan ironisnya,
orang-orang tersebut sangat berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat. Hal
tersebut membuat tokoh aku geram dan tidak tahan untuk membongkarnya di depan
khalayak umum agar pembodohan tersebut segera disudahi. Namun tidak disangka ia
memiliki cara tersendiri dalam membalaskan rasa geram tersebut.
Review dan Resensi Novel Hidup Ini Brengsek Dan Aku Dipaksa Menikmatinya
Karya kolobari ini memiliki sifat yang kasar, brutal, dan
gelap. Dilihat dari ilustrasinya dan jalan cerita menunjukkan sebuah kegelapan.
Kehidupan yang diceritakan berbeda jauh dengan realitas kehidupan yang
sesungguhnya. Tokoh aku berusaha membedah realitas kehidupan dengan cara yang
berbeda dengan menunjukkan sisi kebodohan, ketololan, dan kenaifan. Semua hal
yang dipikirkan dan dilakukannya sangat berbeda jauh dengan kehidupan yang
dijalani orang-orang pada umumnya. Namun dengan membaca dan mencermati karya
ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa pesan yang terkandung di dalamnya merupakan
sisi gelap manusia yang selalu ditutupi. Manusia selalu menyembunyikan sisi
gelap tersebut dengan berbagai alasan. Padahal sisi gelap tersbut tidak
sepenuhnya bersembunyi. Mereka akan selalu bergejolak di dalam diri kita tanpa
kita sadari.
Kelebihan buku ini yaitu alur ceritanya yang pendek dan
singkat. Meskipun menceritakan perjalanan kehidupan seseorang, tetapi penulis
mengemasnya dengan alur cerita yang singkat. Hal tersebut menjadi salah satu
strategi yang digunakan oleh penulis untuk meningkatkan ketertarikan pembaca
terhadap karyanya ini. Dengan menggunakan alur cerita pendek ini, pesan-pesan
yang tersimpan dalam cerita mudah dipahami pembaca. Diksi-diksi cerita
menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti. Tanpa adanya penggunaan
gaya bahasa kiasan menjadikan cerita terkesan jujur dan tidak mengada-ngada.
Meskipun, dalam beberapa diksi menggunakan bahasa-bahasa vulgar dan kasar. Hal
tersebut juga menjadi sebuah kelemahan yang terdapat pada buku Hidup Ini Brengsek Dan Aku Dipaksa Menikmatinya karena menjadikan tidak semua
kalangan bisa membaca dan menikmati karya ini. Buku ini sebaiknya dibaca dan
dinikmati oleh kalangan yang sudah berumur 20 tahun keatas.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar