Pada bulan februari lalu, solois
Tulus baru saja mengadakan sebuah tur konser ke sebelas kota-kota besar. Tur konser tersebut merupakan salah satu
agenda yang digunakan untuk mempromosikan album kelimanya yang baru saja
dirilis. Album tersebut berjudul Manusia. Tur konser ini dimulai pada 1
Februari 2023 hingga 3 Maret 2023. Dimulai dari kota Medan dan ditutup di kota
Jakarta. Tur konser ini dinamakan Tur Manusia 2023.
Sebagai penikmat lagu-lagu Tulus,
saya pun tak luput ikut berburu tiket. Cukup sulit untuk mendapatkan satu tiket.
Tidak disangka ternyata penikmat lagu-lagu Tulus sangatlah banyak. Hingga pada
hari-H pembukaan penjulan tiket, beberapa apps
yang berkerjasama dalam penjualan tiket sempat trobell karena terlalu banyak pengguna yang membuka. Para teman tulus sangat berantusias dalam menyambut
Tur Konser ini. Selain karena lagu-lagu baru yang akan dibawakan pertama
kalinya, tetapi juga karena kerinduan para penggemar dengan penampilan Tulus secara
langsung setelah pandemi.
Saya memiliki ketertarikan yang cukup
tinggi dengan album Manusia ini. Alunan
melodinya yang sangat enak didengar dan setiap lagu memiliki makna yang cukup
dalam. Salah satu lagu yang paling populer yaitu Hati-Hati Di Jalan. Lagu Hati-Hati
Di Jalan ini menceritakan sepasang kekasih yang harus berpisah. Dan
meskipun sudah berpisah namun keduanya masih saling mendoakan yang terbaik satu
sama lain. Jika biasanya lagu putus cinta menggambarkan sebuah kebencian, namun
pada lagu Hati-Hati Di Jalan ini justru
menggambarkan perdamaian dengan saling mendoakan antara satu sama lain meskipun
sudah tidak bersama. Selain Hati-Hati Di
Jalan, lagu-lagu yang lain pun sangat menarik untuk ditelaah lebih dalam.
Dalam album Manusia ini terdapat 10 lagu yang berjudul sebagai berikut Kelana, Remidi, Satu Kali, Tujuh Belas,
Interaksi, Ingkar, Jatuh Suka, Hati-Hati Di Jalan, Nala, dan Diri.
Jika ditelaah secara mendetail lagu-lagu
tersebut bercerita tentang fase-fase kehidupan menusia beserta berbagai
perasaan yang menyertainya. Perasaan-perasaan itu seperti rasa bahagia, sedih,
terpuruk, bimbang, berharap, berdamai, sakit hati, rindu, dan mendustai. Tidak
hanya berkaitan dengan percintaan saja tetapi juga bagaimana seorang individu
mengenal dirinya sebagai manusia. Manusia yang bisa merasakan berbagai rasa dan
berdamai dengan perasaan-perasaan itu.
Keunikan Makna Kata "Ingkar" Dalam Album Manusia
Salah satu lagu favorit yang selalu saya dengarkan adalah Ingkar. Jika biasanya kata “ingkar” memiliki makna tidak memenuhi janji dengan orang lain atau mengkhianati orang lain. Namun pada lagu Ingkar ini bukan orang lain yang dikhianati tetapi diri sendirilah yang dikhianati. Pada lagu Ingkar ini, Tulus menceritakan seseorang yang mengkhianati perasaannya sendiri. Dimana ia masih sangat mencintai kekasihnya namun karena suatu keadaan mereka harus berpisah. Seseorang itu berfikir bahwa dirinya bisa bangkit dan move on dengan bersama yang lain. Namun nyatanya hal itu tidak berhasil, karena saat bersama yang lain ia merasa tidak nyaman dan hanya sebuah cara untuk mengalihkan rasa kesepiannya saja. Saat konser Tur Manusia lalu, lagu “Ingkar” ini berada diurutan ke 13, dibawakan setelah lagu Bumerang.
Proses Kreatif Tulus Dalam Menciptakan Lagu
Setiap lagu pada album Manusia ini
memiliki ciri khas dan kisahnya masing-masing. Dan setiap pendengar pasti
memiliki rasa ketertarikan yang berbeda-beda, karena cara mentafsirkan dan mengintepretasikan
sebuah lagu masing-masing memiliki cara yang berbeda-beda. Salah satu alasan
mengapa lagu-lagu ciptaan Tulus ini dirasa sangat dekat di hati para pendengarnya
adalah pemilihan diksi yang unik. Diksi-diksi dalam setiap lirik menggunakan
bahasa Indonesia yang sangat familiar dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian
dirangkai dengan menyesuaikan bunyi-bunyi setiap kata sehingga terciptalah
keindahan setiap lirik lagunya.
Hal berkaitan dengan proses kreatif
pembuatan lagu tersebut, pernah diungkapkan oleh Tulus melalui wawancaranya
dengan Najwa Shihab. Dalam wawancara tersebut Tulus bercerita bagaimana
cara ia menulis lagu dan proses menciptkan lagu yang indah. Selain itu, dalam
wawancara tersebut, Tulus juga bercerita tentang perjalanan Konser Tur Manusia
Februari lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar