Tentang Rentetan Rasa Kehilangan


DERAI AIR MATA DI BULAN JULI

 

Pada bulan Juli itu…

Tidak disangka derai air mata bergantian mengalir

Di rumah- rumah pinggiran jalan ramai itu

Kesedihan datang dengan berturut

 

Hai si Bulan Juli yang Kuharap menjadi bulan bahagia

Justru memberikan rasa sedih yang bertubi

Peristiwa singkat yang terus berulang di dalam ingatan

Kesakitan hati dan fisik  yang menjadi problematika

Dan kemudian garis takdir Yang Maha Kuasa

Memberikan  jawaban atas akhir peristiwa singkat itu

 

Hingga di akhir si Bulan Juli

Ternyata warna gelap masih tetap  mendominasi

Suara kesedihan yang sudah berangsur  reda

ternyata harus menghujani kembali

Tetap masih berada di rumah pinggiran jalan itu

Kehilangan datang lagi meski dengan cerita yang berbeda

 

Lantunan doa kepada Yang Maha Kuasa

Terus mengalir tanpa hentinya

Untuk kami disini 

dan mereka  yang telah pergi

 

Yogyakarta, 1 Agustus 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar