A.
Identintas Novel
Judul Buku :
Hujan
Pengarang :Tere Liye
Penerbit :Gramedia Pustaka Utama
Terbit :Januari 2016
Desain Cover :Orkha Creative
Halaman :320 halaman
Ukuran :13,5x20
ISBN :978-602-03-2478-4
Berat Buku :500gram
B. Orientasi
Novel Hujan adalah novel yang
menggambarkan bumi di masa depan.Kemajuan teknologi di bumi yang begitu
pesat,hingga bumi yang mulai
hancur.Salah satu penyebabnya yaitu banyaknya manusia dan mulai berkurangnya
sember daya alam yang ada.Kemudian disuatu ketika,bumi mengalami bencana yaitu
gempa yang begitu besar,sehingga menghancurkan semua yang ada.Cuaca yang tidak
menentu yang diakibatkan dari gempa tersebut.Semua ilmuwan dikerahkan untuk
meneliti apa yang akan terjadi selanjutnya dan bagaiman cara mengatasi
kemungkinan masalah yang akan timbul setelahnya.Selain itu,ada juga relawan
yang diikhlas membantu korban.Mereka dengan sigap langsung mengevakuasi korban
yang selamat untuk dipindahkan ke tempat yang aman.
Tere Liye lahir di Lahat pada 21 Mei
1979.Tere Liye merupakan nama pena dari seorang laki-laki yang bernama
Darwis.Tere Liye adalah anak petani yang berasal dari pedalaman Sumtra.Menulis
adalah suatu hobi yang dimilikinya dan menghasilkan keuntungan karena profesi
yang sesungguhnya adalah akuntan disalah satu kantor.Kehidupannya yang sangat
dirahasiakan dan sulit ditemukan.Identintasnya jarang dicantumkan dalam setiap
karyanya.Biasanya ia hanya mencantumkan blog pribadi miliknya.Ia telah menulis
banyak karya seperti novel,sajak,dan juga cerpen.Berpuluh-puluh judul buku
terjual laris di pasaran.Beberapa novelnya pun telah diangkat ke layar lebar
seperti Hafalan Salat Delisa,Bidadari
dari Surga,dan Rembulan Tenggelam di Wajahmu.
C. Sinopsis
Elhijah menatap pasiennya yang terus
bercerita tentang masa lalunya yang menyakitkan.Pasien itu sekrang telah
berumur dulu puluh satu tahun.Ia terus bercerita dengan perlahan- lahan dengan
mengingat apa yang telah terjadi didalam dirinya dalam kurun waktu delapan tahu
terakhir.
Lail anak kecil berumur tiga belas tahun telah mengalami
pereistiwa yang begitu besar di kehidupannya.Dalam waktu sekejap ia telah
kehilangan kedua orang tuanya.Bencana gempa yang begitu dasyatnya telah
mengahancurkannya.Ia kehilangan ibunya yang ketika itu sedang bersamanya di
kereta bawah tenah menuju ke sekolah.Tiba –tiba saja gempa besar mengguncang
bumi dan mengentikan semuanya.Semua yang berada didalam kereta terpental dari
tempat duduk masing-masing.Lail yang bersama ibunya terpisah tapi tidak lama
kemudian bisa bersama lagi.Semua penumpang diarahkan ke jalan darat untuk
menyelamatkan diri.Setelah setengah perjalanan gempa susulan tiba – tiba
datang.Ibu dan Lail terpisah.Ibu tertinggal dibawah ketika menaiki
tangga.Sedangkan tangan Lail berhasil ditarik oleh seorang laki-laki yang tidak
ia kenal.
Mereka dan beberapa yang lain
berhasil keluar dari bawah tanah dan telah sampai dipermukaan bumi.Anak
laki-laki tersebut adalah Esok.Laki-laki itu yang seterusnya akan menemani
Lail.Ia lebih tau tiga tahun dari Lail.Lail masih tak menyangka hal tersebut
terjadi kepadanya.Kehidupan berubah dengan cepatnya.Dengan banyak cara Esok
selalu menguatakan Lail dan berusaha membuat Lail tersenyum lagi.
Setelah kejadian itu,mereka terpaksa
harus tinggal di tempat pengungsian yaitu di satadion sepak bola yang ada di
kota tersebut.Stadion adalah salah satu tempat yang masih kokoh daripada tempat-tempat
lainnya.Rumah-rumah warga hancur termasuk rumah Lail dan Esok.Selama beberapa
hari di pengungsian Lail masih sering saja melamun dan sedih.Esok selalu datang
dengan cerita- cerita yang membuat hati Lail tenang.Seminggu kemudian Lail
sudah bisa menerima dengan ikhlas dan mulai bisa melakukan banyak
kegiatan.Mereka membantu relawan yang bertugas di pengungsian,seperti Esok yang
membantu petugas menagntar berkas-berkas antar pos satu dengan pos yang
lain.Sedangkan Lail membantu memasaka di dapur umum.Sore hari setelah pekerjaan
mereka selesai,mereka selalu bertemu kemudian saling bergantian cerita tentang
kegiatan hari ini.Tak hanya itu,pada pagi hari sekolah-sekolah sementara sudah
memulai kegiatan belajar mengajar.Sehingga mereka bisa melnajutkan sekolah.
Keadaan kota mulai stabil.Pemerintah
telah berhasil membangun beberapa fasilitas umum,salah satunya panti
sosial.Panti itu akan digunakan untuk anak-anak yang kehilangan tempat tinggal
dan telah kehilangan orang tua.Lail akan tinggal di panti tersebut,akan tetapi
Esok tak ikut dengannya.Esok telah diangkat oleh orang yang baik hati.Orang
yang mau menempungnya dan mau merawat ibunya yang sedang sakit.Mereka akan
membiyayai kehidupannya dan juga sekolahnya.Alhsil hanya Laillah yang harus
pergi ke panti tanpa Esok.
Di panti itu.Lail bertemu dengan
teman baru yang menjadi teman kamarnya yaitu Maryam.Maryan akan menjadi sahabat
Lail selain Esok.Meski Lail merasa sedih karena semenjak Esok pergi rumah orang
tua angkat,mereka jarang bertemu.Esok mulai sibuk karena sudah akan lulus dan
pada tahun berikutnya sudah akan masuk perguruan tinggi. Setelah berbulan-bulan
tidak bertemu akhirnya mereka bisa
bertenu di tempat biasa mereka bertemu di taman air mancur.Esok memeberi kabar
bahwa dirinya telah di terima di salah stu perguruan tinggi di Ibu Kota.Pada
mulanya ia bingung diterima atau tidak.Jika diterima ia akan berpisah semakin
jauh oleh Lail dan apabila tidak
diterima itu akan menjadi hal yang sia-sia karena orang-orang yang
diiterima adalah orang
pilihan.Akhirnya,Esok menerimanya dan harus pergi meninggalkan Lail.
Kepergian Esok membuat hati Lail kembali sedih.Ia telah kehilangan orang
yang ia sayang lagi.Meski bisa bertemu tetapi hal tersebut sulit untuk
dilakukan karena kesibukan Esok.Hingga suatu hari Lail tahu kenapa Esok begitu
sibuk hingga tidk bisa menemuinya di waktu yang lama.Meski ada telfon mereka
tidak [ernah bertelfonan,Mereka semakin jauh dan Esok semakin menggantungkan
Lail tanpa penjelasan.Maryam yang selalu menjadi teman Lail saat ia bercerita
selalu ikut sedih tetapi ia berusaha menghibur kawannya tersebut.
Suatu kesalah pahaman pada akhirnya
mulai muncul.Lail memutuskan untuk pergi ke Pusat Layanan Terapi Syaraf pada
otak untuk menghilngkan kenangan tentang Esok.Ia tak tahu begaimana cara
melupakan Esok.Ia tak bisa mengungkapkan kepada Esok bahwa dia mencintainya.
D. Analisis Unsur Intrinsik
a)
Tema
Tema yang diangkat dalam novel Hujan ini adalah persahabatan
dan cinta antara Esok dan Lail.Mereka
yang sama-sama berjuang melewati ujian yang sangat besar dalam hidup mereka.Saling
menguatkan stu sama lain,meski pada awalnya mereka tidak salin mengenal.Hingga
dari persahabatan itu tumbuhlah rasa cinta antara mereka.Rasa yang ingin memilki
dan tak ingin untuk berpisah.
b)
Tokoh dan Penokohan
1) Lail :
Tabah,sabar,pemberani,berhati lembut
2) Esok :Perhatian,penyayang,dan
pintar
3) Maryam : Jenaka,pemberani,dan perhatian
4) Ibu Esok :Lemah lembut,penyabar,dan kuat
5) Ibu Suri :Tegas dan perduli
6) Elijah :Simpati,peduli,dan tegas
c)
Latar
1) Tempat :Ruangan 4x4 di Pusat
Terapi,Ibu Kota,Stadion Pengungsian,Rumah Sakit,Panti Sosial,Peron Kereta,Kantor
Relawan,Toko Roti milik ibu Esok,Taman Air Mancur,Lobang Kereta Bawah Tanah
jalur darurat ketika gempa terjadi.
2) Waktu :Bumi pada tahun 2042 hingga
2050
d)
Alur
Alur pada novel “Hujan” adalah campuran,yaitu alur maju pada
cerita awal kemudian dilanjut alur mundur untuk mengetahui peristiwa yang akan
terjadi.
e)
Sudut Pandang
Dalam novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama
sebagai tokoh utama.
f)
Bahasa/Diksi
Di dalam novel Hujan ini sebagian besar menggunakan bahas
ilmiah dan teknologi.Karena dalam novel ini menggambarkan bumi yang telah maju dengan
berbagai macam teknologi yang canggih.
g)
Amanat
·
Janganlah
melakukan hal yang gegabah karena kemungkinan besar hal buruk akan terjadi.
·
Perasaan
seharus segera diutarakan sebelum kehilangan dengan orang yang begitu dicintai.
·
Bersedekah
dengan orang yang lebih memerlukan akan lebih bermanfaat daripada hanya
disimpan sendiri untuk memupuk kekayaan.
·
Mentaati
peraturan demi kemslahatan bersama.
E. Evaluasi
Kelebihan
Bahasa yang digunakan dalam novel ini
cukup ringan dan jelas.Alur yang tidak membosankan.Setiap alur ceritanya
membuat para pembaca merasa penasaran.Cerita tidak mengada- ngada dan bisa
untuk dinalar dalam pikiran pembaca.
Penggambaran masa depan bumi dengan
kecanggihan teknologi membuat semakin menarik untuk dibaca.Terdapat hal-hal
yang mengejutkan yaitu hal-hal yang belum terjadi pada saat ini sehingga
imajinasi semakin tinggi bagi pembaca.
Jalan cerita yang
mengejutkan,menjadikan pembaca semakin penasaran dan terus membaca.
Kekurangan
Dalam jalan ceritanya tidak ada
pendekatan agamanya.Seolah-olah semua terjadi hanya karena ilmu saja tanpa
mengingat bahwa semua takdir Tuhan.Para tokoh tidak diceritakan melakukan
kegiatan agama seperti berdoa setelah kejadian terjadia atau ketika mengunjungi
tempat dimana ibu Lail meninggal.Esok dan Lail tidak berdoa hanya menunggu
saja.
Adanya kemustahilan ketika bencana
gempa besar terjadi yaitu dimana terdapat tempat yang masih kokoh.Jika gempa
yang sangat besar terjadi kemungkinan seluruh bangunan akan hancur.
F. Kesimpulan
Terlepas dari kelebihan dan
kekurangan diatas,buku ini sangatlah menginspirasi untuk semua kalangan.Tidak
hanya menceritakan tentang kisah cinta mereka,tetapi makna atas perjuangan dan
kesabaran sangat kental sekali.Berjuang untuk bangkit dari keterpurukan yang
sangatlah berat untuk kehidupan.Kesabaran untuk menerima cobaan,meski berat
untuk dirasakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar